Sholat agar kaya raya?

Teman saya galau melihat di ANTV seorang ustad terkenal mengatakan, “…jika rajin sholat tahajud, dan sholat dhuha (minim 8 rakaat) yg tak putus apalagi dimulai sejak remaja, pasti akan jadi konglomerat…rejeki lancar..”  Juga untuk sholat tepat waktu, berjamaah, kalaupun lagi rapat, tinggalkan saja, walau resiko dipecat , karena dengan dipecat membuka jalan jadi pengusaha.

Dia bener2 galau, “bagaimana menurutmu?” katanya. “Apa iya ada korelasi langsung secara jelas kalau mau rejeki lancar, kaya, konglomerat harus tanpa putus sholat dhula, tahajud? Saya sendiri jarang tahajud apalagi dhuha, suka gak sempet… apa tidak cukup dengan meminta sama Allah, berdoa kapan saja gitu pak?”… Lanjutnya, “Aku jadi low (galau) dan hampir drop pak..”

Sedih juga denger ceritanya, tersentak, terutama ulasan “ustad  tv” tersebut.

Saya cuma jawab sekenanya;

“Emang sholat tujuannya buat cari duit? buat kaya? Sejak kapan seperti itu??? Kalau betul begitu, Rasullulah SAW sudah jadi konglomerat terkaya di dunia, begitu juga sahabat2 beliau.  Bukankah mereka yg paling hebat sholatnya???  Kalau jaman sekarang, mungkin yg paling rajin ya anak2 pesantren dan kyainya.  Apakah mereka semua jadi orang kaya, konglomerat???”

Lanjutku…

“Apa hubungan sholat dengan jadi konglomerat??? Bukankah sholat itu untuk komunikasi dengan Allah SWT??? Atau untuk menghadapkan wajah kita kpd Allah SWT?? Atau untuk mengingat Allah SWT?? Utk tafakur thd ayat Quran yg kita baca (kalo ngerti…)??…..

Kataku lagi….

“Kalau mau kaya, ya kerja lah!!! Buat plan, eksekusi dengan sungguh2, dengan semangat dengan hati, buat catatan/organisasi/feedback untuk kemajuan, cari customer, dan lalukan dengan sepenuh hati semampu kita….Bukan dengan sholatlah….”

Ya setelah kerja keras, berdoalah agar berkah dan serahkan pada Allah akan hasilnya (…..wedew, gak mudah euy… kalau aku sih ujung2nya blaming Allah, kok udah kerja cape2 gak ada hasil….naudzubillah min dzalik).  Juga dzikirlah dalam bekerja tersebut, agar beruntung/berkah…

Menurutku nih, inilah salah satu KERUSAKAN umat muslim di akhir jaman, yaitu menduga2 hal2 yg ghaib, dan menggunakan cara2 ghaib islami (sholat, puasa, dst) untuk menghasilkan kekayaan dunia….

Coba lihat, tidak semua sahabat Nabi itu kaya raya, tapi tidak mengurangi kemuliaan sahabat.  Contohnya yg miskin adalah Ali b Abi Thalib dan Abu Dzar al Ghiffari. Keduanya orang2 yg mulia.  Bahkan Ali b Abi Thalib dijamin masuk ke surga.

Rasullulah SAW sendiri pernah miskin sebelum menikah (karena yatim piatu), kemudian kaya karena menikah dengan Khadijah, kemudian miskin lagi karena diboikot di Mekah, dan masa awal di Madinah.  Kemudian pada akhirnya kaya lagi dari harta rampasan perang (ghanimah).  Hidup beliau senantiasa dalam keadaan sederhana walaupun beliau mampu untuk hidup enak di akhir hayatnya.

“Ustad TV” ini termasuk orang yg sesat, yg menggunakan sholat untuk mencari uang.  Kalau mau cari uang ya kerja dengan sungguh2.  Lalu tawakal pada Allah.

Lihatlah orang2 kaya di dunia, tidak perduli dia kafir, komunis, atheis, yahudi, kristen, budha, liberal, dst mereka mendapatkan kekayaan di dunia, ketika mereka bersungguh2 bekerja, mencari sebab2 kekayaan, berencana, dan berusaha.  Allah Maha Adil memberikan pada manusia apa yg dia usahakan di dunia ini (untuk dunianya).  Ingatlah, bahwa Allah SWT bahkan memuji orang Qurays yg saat itu masih kafir, karena mereka mencintai pekerjaannya, bersungguh2 berusaha, pantang menyerah dalam mencari penghidupannya. “Li illafi Quraisy” (QS106:1)– Oleh sebab kecintaan, sungguh2, pantang menyerah, kejujuran dalam mencari makan dengan berdagang oleh bangsa Quraisy–.

Semoga Allah SWT menghindari diri kita dari kesesatan ilmu.

~ oleh zamanakhir pada 21 September 2012.

4 Tanggapan to “Sholat agar kaya raya?”

  1. sebelum anda menghujat sang ustad mending anda belajar tentang islam lebih mendalam bung…dari penilaian anda ,anda masih sedikit sekali ilmu tentang islam…

    • Hehehe gak suka ya sama tulisanku…
      Silahkan simak lagi mas, mudah2an ada manfaatnya buat anda.
      Cheers,

  2. Jamannya dajjal bukan hanya sekarang saja bung…tapi juga sebelum anda lahir bung,..tulisan anda sendiri ada rasa sedikit faham kedajjal dajjalan,berbau fitnah…coba saya simak lagi,biar jelas kesimpulannya bahwa anda memang belum paham betul tentang ajaran rosululloh saw…hehehe.

  3. sebelum saya mempelajari lbh dlm ttg shalat tahajud dan duha,sy jg berpendapat spt itu.tapi setelah saya mulai praktek langsung dan rutin melaksanakannya 2 thn terakhir ini..alhamdulillah terasa hasilnya.rejeki dan usaha sy dilancarkan.doa dan keinginan sy dikabul..memang ikhtiar/usaha nyata jg wajib dilakukan,tp dgn ditambah shalat2 tersebut..jalannya dimudahkan..memang kdg tak masuk akal.tp baru terasa kalau sdh dicoba..maaf ya mas.hanya sekedar sharing pengalaman pribadi sy aja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: