Memaafkan

Sa’ad bin Abi Waqosh rodhiaLlohu anhu disebut pria surga yang berjalan diatas muka bumi oleh RasuluLlah sholallohu ‘alaihi wasallam. Abdullah bin ‘Amr bin ash rodhiaLlohu anhu penasaran dan menyelidiki amalan istimewa apa yang dimiliki Sa’ad rodhiaLlohu anhu. 3 hari observasinya tidak membuahkan hasil, setelah menginap di kediaman Sa’ad rodhiaLlohu anhu, dengan alasan berseteru dengan ayahnya. Pengakuan empunya rumah adalah: “Saya setiap sebelum tidur selalu memaafkan kesalahan orang lain yang dzalim pada saya, baik sengaja maupun tidak.

Ternyata sederhana ya masuk surga, hanya dengan memaafkan kesalahan orang lain. Dan bagi yang belum mau memaafkan kesalahan orang lain, QS 24:22 Allah memperingatkan dengan tegas, Siapa yang tidak memaafkan, Tidak Diampuni اَللّهُ

Pada hakikatnya (syarat) masuk Sorga memang sederhana, namun jalan menuju ke sana penuh dgn hal yg tdk disukai atau membencikan, sebagaimana sabda Nabi saw: “Hufatil-Jannati Bil-Makarih” artinya: “Sorga itu dikelilingi dgn hal2 yg membencikan”. Nah, salah satunya adalah memberi ma’af. Jarang sekali manusia yg mau memberi maaf karena hal itu sangat tdk menyenang kan.

~ oleh zamanakhir pada 21 Agustus 2012.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: