Kebebasan Hati

Kebebasan hati merupakan makna kemerdekaan seseorang yg paling tinggi.  Hati bebas dari keterikatannya pada dunia, dan hanya terikat oleh Allah SWT.

Ibn Taimiyah berkata:”Agama membebaskan hati manusia dari perbudakan materi”.

Maksudnya, letakkan dunia pada tangan, bukan pada hatinya, sehingga diri ini tidak terikat, atau bebas, pada dunia.  Inilah kemerdekaan tertinggi.

Rasullulah saw mengatakan “Celakalah budak dinar, celaka budak dirham, celaka budak pakaian, orang seperti itu jika kena duri tidak bisa dicabut.” Maksudnya kena masalah sedikit, diri akan mengeluh, atau menjadi bingung atau stress.

Buatlah Hati yang hanya terikat dan tergantung pada Allah.  Maksudnya, buatlah kecintaan pd dunia dibawah kecintaan kita pd Allah.  Sehingga Cinta pada anak istri dibawah cinta kpd Allah.  Sehingga apabila dunia mendorong kita berbuat curang culas spt suap, hal ini bisa dibendung .  Semisal istri atau anak merengek meminta fasilitas, uang, sedangkan sebenarnya kita tidak berhak, maka permintaan ini bisa ditolak, dan bukannya malah dituruti, karena sayang istri sayang anak.

Perhatikan peringatan dari Allah SWT:

“Katakanlah, jika bapak-bapakmu, anak-anakmu, saudara-saudaramu, isteri-isterimu, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatirkan kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya dan (dari) berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan (hukuman, siksa)-Nya. Dan Allah tidak memberi petujuk kepada orang-orang yang fasik (merusak kebenaran)”  (Q At-Taubah [9]: 24)

Semoga kita bisa mencapai kemerdekaan yg sesungguhnya!

~ oleh zamanakhir pada 21 Agustus 2012.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: