Hendaknya Tidur Lebih Awal

Tidur adalah hal yang setiap hari kita lakukan, tapi tahukah anda, bahwa tidur lebih awal lebih sehat?

Lakukan tidur segera setelah Isya (paling lambat jam 21:00).

Zaman ini banyak orang masih mengadakan acara pada malam hari. Pesta perkawinan misalnya lazim dilakukan malam hari atau lihat pameran buku sampai larut malam. Lazim juga bussiness diner, atau pertemuan keluarga lainnya. Atau bahkan pengajian malam. Tahukah anda, bahwa hal demikian sebenarnya tidak sehat, dan tidak mengikuti sunah Nabi? Tubuh kita (utamanya hormon tubuh) diprogram untuk mengikuti matahari terbit (bangun) dan terbenam (waktu tidur). Pada zaman ini, ada lampu yang “menipu” diri kita, seolah2 hari masih siang (terang). Dengan lampu terang dan kita terjaga, hormon kortisol (stress hormon) tetap tinggi dalam tubuh dimana seharusnya turun, dan hormon melatonin tidak bisa naik. Padahal hormon melatonin untuk berfungsi untuk kesehatan sebagai penenang, memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak, dan mengurangi berat badan. . .

Rasullulah s.a.w menyediakan waktu untuk bercakap-cakap dengan keluarganya setelah sholat Magrib, akan tetapi setelah Isya, beliau tidak mau berbicara lagi, untuk bersiap tidur. Para sahabat, demikian pula, ketika menunggu Isya, sudah terkantuk-kantuk, dan selepas Isya sudah beristirahat.

Riset kedokteran bahkan melihat hubungan antara kurangnya hormon melatonin ini menyebabkan kanker payudara dapat hidup.  Resiko terkena kanker payudara 5 (lima) kali lebih tinggi pada negara maju/negara industri (baca: Berlistrik/berlampu) daripada di negara berkembang (Listrik terbatas/tdk berlampu).   Menariknya dari riset tersebut yang lebih penting adalah durasi waktu dalam kegelapan (lama tubuh dalam kegelapan), bukan dalam tidur (lamanya tidur).  Hormon melatonin berpuncak pada jam 1 sd 2 dinihari.  Hormon ini menghentikan perkembangan kanker payudara.
Riset lainnya, menunjukkan bahwa hormon cortisol melepas gula kedalam darah, saat itulah hormon insulin naik, dan merubah gula tersebut menjadi lemak.  Hormon insulin yang tinggi dalam dalam secara terus-menerus menyebabkan resistansi insulin pada sel, selain dapat merusak pankreas (produser insulin).  Resistansi insulin pada sel artinya sel tidak merespon hormon insulin untuk mengurangi gula dalam darah, akibatnya kadar gula naik (diabetes type 2).   Produksi insulin tinggi terus menerus, juga menyebabkan pankreas lelah (rusak), melemahkan insulin dan gula darah menjadi tinggi.

Selain tidur lebih awal, matikan lampu rumah anda.  Selain menghemat listrik, juga agar lampu tidak menipu tubuh (memproduksi hormon yang salah).  Jika perlu, gunakan lampu berwarna merah dengan watt yang kecil (5 watt) untuk penerangan dalam rumah.

Inilah (salah satu) fitnah akhir zaman. Teknological advances seperti lampu, memberikan “kebebasan” bagi manusia untuk melakukan sesuatu pada malam hari. Pada saat yang bersamaan membuka peluang untuk “sewenang-wenang” dalam kebebasan tersebut, yang mengakibatkan tubuh kita out balance dengan what God intended, ujungnya kita sakit karenanya.

(Kalau belum yakin juga, coba google saja “sleep early”). . .

~ oleh zamanakhir pada 19 November 2007.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: