Makanan dan Kesehatan

Tidak ada yang menolak bahwa makanan erat kaitannya dengan kesehatan. Akan tetapi pada zaman ini banyak orang tidak menyadari bahwa makanan, tanpa disadari, dapat menjerumuskan seseorang menjadi berpenyakit berat (degeneratif) seperti jantung (atherosclerosis), kanker, dan diabetes.

Bahkan sangat sedikit yang mengetahui bahwa melalui makanan yang tepat penyakit-penyakit degeneratif seperti diatas dapat disembuhkan.

Penyakit jantung, misalnya, baru di tahun 1912 pertama kali ada disebut “heart attack” (serangan jantung). Dr. Paul Dudley White, dokter jantung presiden AS, Eishenhower, pertama kali melihat heart attack ini tahun 1929. Penyakit ini bersamaan dengan pertumbuhan industri hydrogenerated vegetable oil, margarin, dan juga pemrosesan massal dari biji2an yaitu gandum dan oats (wheat), jagung, dan gandum hitam (rye).

Hydrogenerated dari minyak sayur, yaitu minyak sayur yang ditambahkan H2 pada suhu tinggi, mengubah komposisi unsaturated fatty acid menjadi saturated (trans fat). Minyak sayur yang cair berubah menjadi padat (margarine atau shortening). Hydrogeneration dari minyak sayur dilakukan di industri makanan sejak 1903 (Inggris), 1902 (Jerman, USA). Dikarenakan margarine dan shortening lebih murah dari lemak binatang, dan lebih konsisten, dan lebih berumur panjang (longer shelf life), maka margarine dan shortening menjadi produk utama dalam industri makanan seperti kue & snacks (bakery, cakes, snacks food) dan juga masuk dalam adonan terigu seperti pizza dough, hamburger bun, chicken nuggets dst. Selain menjadi padat, ada juga minyak sayur yang partially hydrogenerated, dan dipakai sebagai minyak goreng pada industry fast food.

Berubahnya fatty acid ini (spt dalam margarine), yang disebut trans fatty acid, menjadi penyebab utama dari penyumbatan pembuluh darah jantung. Trans fat ini juga penyebab utama pada kanker prostate dan kanker payudara, disfungsi hati, dan kemandulan.
Bahkan baru tahun 2006 KFC tidak lagi menggunakan trans fat oils untuk menggoreng ayamnya. Mc D, baru pada tahun 2007. TAPI ITU DI USA. Di Indonesia bagaimana???

Pada pemrosesan biji2an, proses ini menghilangkan sama sekali essential fatty acid yang bermanfaat (omega 3 dan omega 6). Pihak pabrik menghilangkan essential fatty acid ini karena jika tidak gandum giling yang dihasilkan akan cepat basi. Tubuh manusia membutuhkan fatty acid ini untuk mengasimilasi dan menggunakan kolesterol dari makanan yang dicerna, dan untuk menghasilkan prostaglandins. Prostaglandins, sangat penting karena dibutuhkan fungsi sel tubuh (spt pembentukan hormon, kontrol pertumbuhan sel, dst). Hilangnya zat ini dalam badan mempengaruhi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Akibatnya muncul penyakit seperti diabetes, arthrisis, dan lupus.

Ingin sehat?

1. Hindari sama sekali (hilangkan) produk margarine dan turunannya (kue2, dan snack) , juga makanan yang digoreng minyak sayur yang dipakai pada fast food (KFC, Mc Donalds).

2. Hindari sama sekali (hilangkan) produk tepung terigu buatan pabrik dan turunannya (seperti mie instan, roti, kue-kue, es-krim, dst).

Adakah bahan pengganti yang sehat?

1. Untuk minyak, gunakan minyak olive (virgin untuk goreng atau extra virgin untuk salad) atau minyak kelapa (Barco, Virgin coconut oil)

2. Untuk gandum, tidak ada jalan lain kecuali bisa mendapat biji gandum dan menumbuknya sendiri.

Sumber2:

http://en.wikipedia.org/wiki/Trans_fat

http://www.gnhealth.com/articles/whichArticle.php?article=224

http://home2.nyc.gov/html/doh/downloads/pdf/cardio/cardio-transfat-brochure.pdf untuk brosur iklan anti-transfat di New York

~ oleh zamanakhir pada 6 November 2007.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: